Selasa, 30 April 2013

tugas bahasa inggris bisnis 2



Job advertisement :

Lowongan Staff Accounting – CV. Ventura Tehnik


Iklan Lowongan Kerja Oleh :
Nama / Perusahaan: CV. Ventura Tehnik
Kategori Loker : Staf Accounting
Lokasi: Semarang
Syarat Pendidikan: Sarjana S1
Gaji: Negosiasi
Tipe Pekerjaan: Magang
Tanggal tayang : April 3, 2013

Iklan Sponsor
CV.VENTURA TEHNIK adalah perusahaan komoditer, bergerak dibidang general supply, salah satunya adalah minyak pelumas & grease membutuhkan
Tanggung Jawab Pekerjaan: •Membuat nota invoice dan surat jalan untuk customer
•Mengatur data pembelian dan penjualan
•Bertanggung jawab terhadap laporan bulanan
•Admini check untuk stok gudang


Persyaratan Pengalaman: Contoh : Pengalaman minimal 1 tahun di bidang akutansi
Keahlian: 1.Terbiasa bekerja dengan komputer
2.Menguasai Microsoft Office
3.Memiliki SIM C
4.Dapat bekerja mandiri maupun secara team


Kualifikasi: 1.Wanita, belum menikah
2.Usia maksimal 30 th
3.Pendidikan minimal D3 atau SMA berpengalaman minimal 2 tahun sebagai admin


How To Apply: venturatehnik@yahoo.com
Atau
CV. Ventura Tehnik
Jl. Malangsari Raya, Griya Arteri Sari 75
Tlogosari – Semarang
50196


Resume :
AGIS TRI RAHAYU
Jaka sampurna, no, 120
Bekasi, Jawa Barat
085723878501

Education Background
2010-Now                   : Lecture Accounting at Gunadarma University
2007-2010                   : SMAN 8 Garut Senior High School Bekasi
2004-2007                   : Junior high school 4 Garut
1999-2004                   : Primary school SDN Mekarmukti 2
Interest
·         Do accounting activity well according to SOP
·         Controling, checking,and analyzing each income information and firm expense for making finance report monthly and annualy
Skill
·         can operate well as a computer with windows office, adobe reader, photoshop ,and ect
·         can run accounting applications such as DEA, Zahir, MYOB, Acl
·         Speaking and Writing in English language
Reference
Mr. Fahri
Jl. Thamrin No. 21
Jakarta Pusat 10160
Telepon: 021-29087150
Supervisor Administrasi&Keuangan
CV.Ventura Tekhnik


Application  Letter :
Jakarta , April 30, 2013
Attention:
HRD of  CV.Ventura Tekhnik
Jl. Thamrin Raya No. 21
Jakarta Pusat.





Dear Sir/Madam,
Thank you for posting your need for accounting staff on kompas 7april 2013. I am available to fill this opening and can begin work immediately after hearing.
I am twenty-two years of age, single and in good health condition. I was graduated from Accounting Of Gunadarma university. I am be able to use English both oral and written, computer literate, able to use MS Office package such as MS Excel, MS Word, MS PowerPoint, MS OutLook and Internet, also familiar with English Correspondences and Administration duties.

I am looking for new challenges and the posistion of Accounting Staff sounds the perfect opportunity. Your organisation has an enviable record innovation in investor financial cosultant, and an excellent reputation as an employer, making the position even more attractive.
I have attached my resume for your review and this should give you some idea of my educational qualifications and experience.  However, I look forward to an opportunity to meet with you and further discuss my qualifications.

I enclose my CV for your inspection and look forward to hearing from you soon. I am available for interview at your convenience


Sincerely yours,

Agis Tri Rahayu

Senin, 10 Desember 2012

PENALARAN


PENALARAN
(arti kata, pengertian, jenis-jenis, dan macam-macamnya)
Makalah
Ditulis untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia





Oleh
AGIS TRI RAHAYU
NPM: 20210279

PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
BEKASI
2012

Definisi, Jenis-jenis penalaran
Dalam blog ini kita akn membahas tentang penalaran. Penalaran adalah proses kegiatan berfikir manusia melalui data, fakta atau empiris untuk pengambilan kesimpulan. Dengan kata lain penalaran adalah proses penafsiran fakta sebagai dasar untuk menarik kesimpulan

Macam-macam penalaran


1. PENALARAN INDUKTIF
Secara garis besar bias dikatakan induksi adalah proses penalaran untuk sampai
pada suatu keputusan, prinsip, atau sikap yang bersifat umum dan khusus, beradasarkan
pengamatan atas hal-hal yang khusus.

Proses induksi dibedakan menjadi 3 bagian yaitu :
a) GENERALISASI

ialah proses penalaran berdasarkan pengamatan atas jumlah gejala dengan sifat-sifat tertentu untuk menarik kesimpulan mengenai semua atau sebagian dari gejala serupa. Generalisasi dibuktikan dengan data, contoh, statistic dll
Contoh
:                               
Orang yang menjadi kader partai korupsi
Orang yang menjabat sebagai ketua umum partai korupsi
Generalisasi : Orang yang berkerja di partai korupsi
Jenis-jenis generalisasi :
  • Generalisasi Tanpa Loncatan Induktif
Adalah generalisasi dimana seluruh fenomena yang menjadi atas dasar penyimpulan yang telah diselidiki.
Contoh: data survey LSM
  • Generalisasi Dengan Loncatan Induktif
Adalah generalisasi dimana kesimpulan diambil dari sebagian fenomena yang diselidiki
diterapkan juga untuk semua fenomena yang belum diselidiki.
contoh: Hampir seluruh partai mendapat pendapatan dari hasil korupsi.

b) ANALOGI
adalah suatu proses penalaran membandingkan sifat esensial yang mempunyai persamaan. Dengan asumsi tersebut diasumsikan ada persamaan pula dalam hal lainya.
Ada 2 macam analogi,yaitu :
  • Analogi Induktif
Analogi induktif, yaitu analogi yang disusun berdasarkan persamaan yang ada pada dua fenomena, kemudian ditarik kesimpulan bahwa apa yang ada pada fenomena pertama terjadi juga pada fenomena kedua. Analogi induktif merupakan suatu metode yang sangat bermanfaat untuk membuat suatu kesimpulan yang dapat diterima berdasarkan pada persamaan yang terbukti terdapat pada dua barang khusus yang diperbandingkan.
Contoh analogi induktif :
Timnas Indonesia lolos dalam semifinal piala asia dengan demikian timnas Indonesia akan masuk piala dunia di tahun mendatang dengan berlatih setiap hari.
  • Analogi Deklaratif
Analogi deklaratif merupakan metode untuk menjelaskan atau menegaskan sesuatu yang belum dikenal atau masih samar, dengan sesuatu yang sudah dikenal. Cara ini sangat bermanfaat karena ide-ide baru menjadi dikenal atau dapat diterima apabila dihubungkan dengan hal-hal yang sudah kita ketahui atau kita percayai.
contoh analogi deklaratif :
deklaratif untuk penyelenggaraan negara yang baik diperlukan sinergitas antara kepala negara dengan warga negaranya. Sebagaimana manusia, untuk mewujudkan perbuatan yang benar diperlukan sinergitas antara akal dan hati.
c) HUBUNGAN SEBAB-AKIBAT
Hubungan sebab akibat diambil dengan menghubungkan fakta yang satu dengan fakta yang lain, dapatlah kita sampai kepada kesimpulan yang menjadi sebab dari fakta itu atau dapat juga kita sampai kepada akibat fakta tersebut.
Penalaran induksi sebab akibat dibedakan menjadi 3 macam:
  • Hubungan sebab – akibat
Dalam hubungan ini dikemukakan terlebih dahulu hal-hal yang menjadi sebab, kemudian ditarik kesimpulan yang berupa akibat.
Contoh
Belajar, berdoa, tekun dan tidak putus asa adalah hal yang bias membuat kita berada di puncak kesuksesan.
  • Hubungan akibat – sebab
Dalam hubungan ini dikemukakan terlebih dahulu hal-hal yang menjadi akibat, selanjutnya ditarik kesimpulan yang merupakan sebabnya.
Contoh :
Dewasa marak terjadi tindak criminal di perkotaan seperti,tingkat stress yang tinggi, tawuran antar wilayah dan bunuh diri yang disebabkan kenaikan harga bbm sehingga mengalami kesulitan ekonomi.
  • Hubungan sebab – akibat 1 – akibat 2
Suatu penyebab dapat menimbulkan serangkaian akibat. Akibat pertama menjadi sebab hingga menimbulkan akibat kedua. Akibat kedua menjadi sebab yang menimbulkan akibat ketiga, dan seterusnya.
Contoh penalaran hubungan sebab – akibat 1 – akibat 2:
Setiap menjelang hari idul fitri arus lalu lintas di tol sangat ramai. Seminggu sebelum hari H jalanan sudah dipenuhi kendaraan-kendaraan umum maupun pribadi yang mengangkut penumpang yang akan pulang ke daerahnya masing-masing. Banyaknya kendaraan tersebut mau tidak mau mengakibatkan arus lalu lintas menjadi semrawut. Kesemrawutan ini tidak jarang sering menimbulkan kemacetan di mana-mana. Lebih dari itu bahkan tidak mustahil kecelakaan menjadi sering terjadi.
2. Penalaran deduktif
Penalaran deduktif didasarkan pada teori yang berlaku umum tentang hal / gejala. Ditarik kesimpulan hal yang khusus. Merupakan bagian dari hal/gejala tadi. Secara garis besar maka penalaran deduktif adalah bergerak dari hal atau gejala yang khusus menjadi gejala yang khusus.
Jenis-jenis penalaran deduktif :
a) SILOGISME
Penalaran deduksi biasanya sering digunakan adalah silogisme. Silogisme adala penalaran secara tidak langsung. Dalam silogisme kita terdapat dua premis dan satu premis kesimpulan. Kedua premis itu adalah premis umum/premis mayor dan premis khusus/premis minor. Dari kedua premis tersebut kesimpulan dirumuskan.
Rumus menentukan kesimpulan sebagai berikut :
PU : semua A = B
PK : C = A
K : C = B
Contoh : PU : Semua hewan yang mempunyai telinga berkembang biak dengan melahirkan
PK : Rusa memiliki telinga
K : Rusa tentu berkembang biak dengan
B. b) ENTINEM
Entinem adalah silogisme yang dipersingkat, hanya terdiri dari premis khusus dan kesimpulan. Entimen mengandung penyimpulan sebab akibat dari kedua preposisi tersebut, yaitu preposisi khusus (premis khusus) merupakan sebab bagi apa yang terkandung di dalam preposisi kesimpulan
Contoh :
Silogisme kategorial : PU : Semua dosen (A) adalah lulusan perguruan tinggi (B)
PK : Bapak Budi C adalah seorang dosen (A)
K : Bapak Budi C adalah seorang dosen (B)
Entinem : Bapak Budi adalah lulusan perguruan tinggi ia seorang dosen
K PK

Sumber :